![]() ![]() ![]() * MisCiko.Gadis biasa.Tiada yang istimewa buat diri ini.Bertatih mencari redha Ilahi bukannya pada manusia.Senyumlah diri ini biarpun duka yang tiba, pahit yang menyusul.kerana aku percaya,Allah sentiasa ada =') * ![]() ![]() ![]() Skin by Ayien Cute favicon byBabydoll Blog owner: MisCikoPiko ![]()
| Kucing Rasulullah s.a.w.
Wednesday, 20 February 2013 | 04:36 | 2 comments
Assalamualaikum,
sekadar gambar hiasan ^^
Nabi Muhammad ada kucing bernama Muezza
Setiap Nabi menerima tamu di rumah, baginda
selalu mengendong Mueeza dan ditaruh di atas pahanya. Salah satu sifat Mueeza
yang paling Nabi suka ialah: Mueeza selalu meng"meow" ketika
mendengar laungan azan, seolah-olah ngiaunya seperti mengikuti lantunan suara
azan.
Nabi berpesan untuk menyayangi kucing
peliharaan seperti menyayangi keluarga sendiri.
Pernah suatu kali Nabi hendak mengambil
jubahnya dan ketika itu Muezza sedang tidur di atasnya.. Nabi pun memotong belahan
lengan yang ditiduri Mueeza dari jubahnya supaya tidak membangunkan Muezza.
Ketika Nabi pulang ke rumah, Muezza terbangun
dan merunduk kepada majikannya. Sebagai balasan, Nabi menyatakan kasih
sayangnya dengan mengelus lembut ke badan kucing itu. Nabi menekankan bahawa
kucing itu tidak najis.Bahkan diperbolehkan untuk berwudhu menggunakan air
bekas minum kucing kerana dianggap suci.
Abu Qatadah berkata bahwa Nabi SAW pernah bersabda, “Kucing itu tidak najis. Ia binatang yang suka berkeliling di rumah (binatang rumahan),” [HR At-Tirmidzi, An-Nasa'i, Abu Dawud, dan Ibnu Majah].
Diriwayatkan dan Ali bin Al-Hasan, dan Anas
yang menceritakan bahawa Nabi Salallahu ‘alaihi wasallam pergi ke Bathhan suatu
daerah di Madinah.Lalu, beliau berkata, “Ya Anas, tuangkan air wudhu untukku ke
dalam bejana.”Lalu, Anas menuangkan air. Ketika sudah selesai, Nabi menuju
bejana. Namun, seekor kucing datang dan menjilat bejana (bekas minum).
Melihat itu, Nabi berhenti sampai kucing tersebut berhenti minum lalu berwudhu.
Diriwayatkan dari Dawud bin Shalih At-Tammar
dan ibunya yang menerangkan bahawa budaknya memberikan Aisyah semangkuk bubur.
Namun, ketika ia sampai di rumah Aisyah, tenyata Aisyah sedang solat. Lalu, ia
memberikan isyarat untuk menaruhnya.
Sayangnya, setelah Aisyah menyelesaikan
solat, ia lupa pada buburnya. Datanglah seekor kucing, lalu memakan sedikit
bubur tersebut.Ketika ia melihat bubur tersebut dimakan kucing, ‘Aisyah ra.
lalu membersihkan bahagian yang disentuh kucing, dan Aisyah memakannya.
Rasulullah SAW bersabda, “Ia tidak najis. Ia binatang yang berkeliling.” Aisyah pernah melihat Rasulullah Saw berwudhu dari sisa jilatan kucing, [Hadis Riwayat AlBaihaqi, Abd Al-Razzaq, dan Al-Daruquthni].
Hadis ini diriwayatkan dari Malik, Ahmad, dan
imam hadis yang lain. Oleh karena itu, kucing adalah binatang, yang badan,
keringat, bekas dari sisa makanannya suci.
Kepada para sahabatnya, Nabi berpesan untuk
menyayangi kucing peliharaan, layaknya menyanyangi keluarga sendiri.
Hukuman bagi mereka yang menyakiti haiwan
comel ini sangatlah serius, dalam sebuah hadist shahih Al Bukhori, dikisahkan
tentang seorang wanita yang tidak pernah memberi makan kucingnya, dan tidak
pula melepas kucingnya untuk mencari makan sendiri, Nabi Muhammad SAW pun
menjelaskan bahwa hukuman bagi wanita ini adalah siksa neraka.
Dari Ibnu Umar ra bahwa Rasulullah s.a.w bersabda,”Seorang wanita dimasukkan kedalam neraka karena seekor kucing yang dia ikat dan tidak diberikan makan bahkan tidak diperkenankan makan binatang-binatang kecil yang ada dilantai.” (HR. Bukhori)
Nabi menekankan di beberapa hadis bahwa
kucing itu tidak najis.
Bahkan diperbolehkan untuk berwudhu menggunakan air bekas minum kucing.
--- SubhanaALLAH ---
kedit to sikucingsengal.blogspot.com
my cat, my love ^^
say hi =')
my love, Cici & Elis.. ![]() |